Abdimas Kolaborasi Internal Telkom University : Geopark Ciletuh, Sukabumi

Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi merupakan sebuah desa yang memiliki potensi wisata alam yang tinggi. Letak geografis desa ini di wilayah Geopark Ciletuh memberikan potensi strategis di bidang ekonomi dan sosial budaya. Akan tetapi, letak geografis desa ini yang terletak di pegunungan dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok juga memberikan hambatan dan tantangan dalam pengembangan potensi tersebut. Sulitnya akses untuk mencapai objek wisata tersebut membuat informasi mengenai wilayah di wilayah tersebut hanya diketahui oleh sebagian orang saja. Informasi mengenai wilayah tersebut baru ditawarkan melalui media sosial maupun secara personal. Ketiadaan fasilitas ini menyebabkan potensi yang besar ini sulit untuk berkembang. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu hibah teknologi tepat guna dalam bentuk perangkat drone dan sistem transmisi video berikut pelatihan penggunaan drone tersebut yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar khususnya bagi masyarakat Desa Tamanjaya. Selain itu sebagai langkah awal, buku saku panduan wisata juga didesain dan dicetak untuk diberikan kepada masyarakat Desa Tamanjaya sebagai media untuk mempromosikan potensi pariwisata di wilayahnya.

 

Tim abdimas Tel-U sedang menjelaskan komponen dasar drone.

 

Luaran yang ditargetkan pada pengabdian masyarakat kolaborasi ini tercapai semua yaitu meliputi pelatihan penggunaan drone, buku panduan wisata, perangkat drone, dan sistem transmisi video dari drone kedarat. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan pada masyarakat sasar dapat teratasi yaitu dengan memberikan fasilitas pengambilan citra daerah wisata melalui udara dengan menggunakan drone untuk keperluan pembuatan buku panduan wisata yag dapat mengatasi masalah sulitnya akses untuk mencapai  daerah wisata.

 

Foto bersama dengan peserta pelatihan applause.

Luaran yang ditargetkan pada pengabdian masyarakat kolaborasi ini tercapai semua yaitu meliputi pelatihan penggunaan drone, buku panduan wisata, perangkat drone, dan sistem transmisi video dari drone kedarat. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan pada masyarakat sasar dapat teratasi yaitu dengan memberikan fasilitas pengambilan citra daerah wisata melalui udara dengan menggunakan drone untuk keperluan pembuatan buku panduan wisata yag dapat mengatasi masalah sulitnya akses untuk mencapai  daerah wisata.

Buku panduan wisata dapat digunakan sebgai media informasi mengenai potensi wilayah wisata sehingga dapat menrarik banyak wisatawan dan investor untuk mengembangkan kawasan wisata tersebut. Berdasarkan luaran yang dihasilkan akan memaksimalkan potensi wisata khususnya dalam mengumpulkan dokumentasi dan pengelolaan informasi di kawasan wisata tersebut. Rencana kegiatan lebih lanjut, memberikan fasilitas media informasi tidak hanya berupa buku ppanduan wisata tetapi membuat media informasi dalam bentuk lain seperti video yang berisi potensi kawasan wisata tersebut menggunakan drone dan menggunakan drone sebagai alat monitoring kawasan wisata.

Harapan ke depan, semoga dengan adanya pengabdian masyarakat ini, tool yang diberikan  dapat membantu dalam melakukan monitoring dan eksplorasi potensi daerah wisata yang belum tergali secara optimal. Selain itudan mempermudah proses pengambilan informasi potensi wisata tanpa melalui jaln darat yang belum memiliki infrastruktur baik dengan melakukan monitoring dan pengambilan gambar melalui udara.

Eksis di Google Scholar dengan Meng-update Publikasi Penelitian

Google Scholar umumnya sangat dikenal bagi akademisi (guru, dosen, dan peneliti) sebagai salah satu tolok ukur ke-“eksis”-an publikasi mereka di dunia maya. Terlebih lagi hal ini dapat menjad parameter untuk penilaian webometrics baik dosen maupun institusi yang menaungi dosen tersebut. Oleh karena itu, saya pun mencoba untuk mengupdate akun Google Scholar saya yang dibuat 2 tahun yang lalu agar publikasi yang sudah saya buat dalam 2 tahun terakhir ini dapat ter-update.

Langkah berikut ini wajib untuk dilakukan:
1. Login ke akun e-mail google TASS Telkom Universit

  1. Setelah sign in lalu klik My Citations.
  2. Apabila ada update data seperti e-mail maupun afiliasi segera diisi. Jika anda akademisi/dosen disarankan menggunakan e-mail institusi anda yang berakhiran ac.id.

Continue Reading

Hasil Karya Tugas Besar Mahasiswa D3IF-38-03 : Pemrograman Berbasis Sensor

Salah satu komponen penilaian dari perkuliahan DPH3D4 Pemrograman Berbasis Sensor adalah membuat tugas besar dengan topik aplikasi sensor untuk Internet of Things. Berikut adalah hasil karya mahasiswa dari kelas saya di D3IF-38-03 :

Portofolio tugas besar dipublikasikan di dirakit.com

Controlling Soil Water oleh tim EduTech

 

Motorized Camera Slider dan tim Ikhtiar

Dispenser Otomatis dari tim The Joys

SaveYourChicken dari tim Executors Squad.

RAN Weather oleh tim RAN

Hasil Karya Tugas Besar Mahasiswa D3TK-40-03 : Elektronika Dasar

Tugas besar adalah salah satu hal yang menjadi ciri khas perkuliahan di lingkungan D3 Teknik Komputer, Telkom University. Terlebih lagi hal ini merupakan kesempatan mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan selama satu semester dalam bentuk suatu project rangkaian aplikasi  sederhana elektronika dasar memanfaatkan transistor dan dioda.

Alat dan Bahan yang boleh digunakan adalah sebagai berikut :

–1. Input–>Sensor : NTC, PTC, LDR, IR, Fotodioda, Zener, LM35, Fototransistor, Potensiometer

–2. Proses–> Transistor, dioda,FET, Relay

–3. Output–> Led, Buzzer 5Volt, Relay, lampu Pijar DC, AC, Motor, Fan

–4. PCB Bolong (boleh cetak dan harus ada nama kelompok dan nama rangkaian)

–

Komponen IC dan komponen digital tidak diizinkan untuk digunakan. Beberapa rangkaian yang dibuat adalah seperti ini :

  1. Rangkaian penyala dan pemadam lampu otomatis
  2. Rangkaian bel otomatis
  3. Pendeteksi manusia pakai PIR
  4. Pendeteksi suhu
  5. Detektor Hujan
  6. Lampu flip-flop pakai transistor
  7. Rangkaian bel pintu pakai buzzer
  8. Rangkaian pemutar kipas (bisa pakai fan komputer)
  9. Sensor parkir dengan inframerah (output pakai LED) menandakan ada tidaknya mobil
  10. Rangkaian pendeteksi level air

Tak lengkap apabila tidak disertai dengan foto pameran karya di lobby FIT.

Running LED berbentuk tulisan “D3 TK”

Running LED berbentuk tulisan “D3 TK”

Pengendali arah dan kecepatan motor H-Bridge.

Wajah-wajah mahasiswa lelah tetapi bahagia karena telah selesai menyelesaikan tugas dalam semester ini tergambar dalam foto di bawah ini.

ICSEBS 2016 – Publikasi Penelitian dan Demo Robot Seni Tari

Jika sebelumnya robot tari “Doi” dan “Brew” sering diundang dan berkompetisi di luar kampus, kali ini kami akan menyemarakkan acara ICSEBS 2016 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Terapan. Acara yang berlangsung mulai 28 November hingga 1 Desember 2016 ini memiliki penjelasan sebagai berikut :

The conference with the theme “Green Technology, Culture and Humanity” is a platform to gather experts, academicians, practitioners, and researchers to enhance correlation between research, academics and socio-cultural interactions.
This conference should also enhance the interaction Universities, Governments, Private Sectors and Non-Government Agencies to empower their contribution to the environment and communities for better world.

Narsis dulu di depan backdrop ICSEBS 2016.

 

Stand pameran ROBOTIC SAS di Aula FIT lt.4.

Praktikum Instalasi Content Management System untuk Blog Mahasiswa

Untuk meningkatkan awareness mahasiswa D3MI-40-01 mengenai aplikasi sistem informasi khususnya Content Management System, sebuah skema praktikum dan tugas besar dilaksanakan di kelas selama kurang lebih 3 minggu perkuliahan.

Mahasiswa diminta untuk melakukan instalasi sistem operasi Linux dan menginstalasi aplikasi dasar seperti Apache Web Server, PHP5, PHP My Admin, MySQL. Setelah terinstalasi, masing-masing kelompok diwajibkan menginstal CMS sesuai dengan tugas masing-masing.

CMS yang digunakan adalah : Drupal, Joomla, AuraCMS, Mambo, dan Magento

Spectrum Drone Racing 2016 – Universitas Diponegoro – 20 November 2016

Bukan ROBOTIC SAS namanya kalau jarang ikut lomba. Kali ini kami mengikuti acara di Kota Lumpia, Semarang. Kalau sebelumnya kami mengikuti lomba robot bawah air, kali ini robot udara a.k.a drone menjadi bintang utama. Acara Spectrum Drone Racing ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro.

 

Lawang Sewu, icon landmark kota Semarang.

Kali ini saya membawa 5 orang mahasiswa (Dede, Yurvan, Abid, Thalia, dan Indah) dalam kompetisi ini.

Continue Reading

Joint Summer Course 2016 – Telkom University & University of Malaya

Pada tanggal 23-27 Oktober 2016 ini, saya dan Pak Simon diberi kesempatan untuk menjadi dosen instruktur materi robotika pada Joint Summer Course antara Telkom University dengan University of Malaya.

Para dosen/instruktur pelatihan di Joint Summer Course 2016

Arena bagi peserta untuk mencoba line follower robot.

Menghadiri ICCEREC 2016 di Grand Royal Panghegar Bandung

Beberapa minggu yang lalu, saya mengikuti sebuah konferensi ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Elektro, Telkom University di Hotel Panghegar Bandung. Ini adalah konferensi internasional pertama yang saya ikuti sebagai dosen dan juga penulis pertama (first author). International Conference on Control, Electronics, Renewable Energy, and Communications 2016 (ICCEREC 2016) ini diselenggarakan atas bantuan (co-sponsored) dari IEEE Communications Society Chapter Indonesia. Berdasarkan info yang saya dapatkan dari website, seluruh paper yang diterima untuk dipresentasikan di konferensi ini akan dimasukkan ke dalam proceeding IEEE Xplore dan terindeks SCOPUS. Wah… kebetulan sekali bahwa di fakultas saya memang setiap dosen diwajibkan melakukan publikasi hasil penelitian di prosiding/jurnal terindeks SCOPUS.

Venue ICCEREC 2016 di Grand Royal Panghegar, Bandung.

Selain itu, topik pada konferensi ini berkaitan dengan control, industrial automation, bio-medical electronics, renewable energy, dan machine-to-machine communications. Saya memutuskan  untuk mensubmit hasil penelitian saya, Pak Simon Siregar, dan beberapa mahasiwa. Singkat cerita, paper yang saya submit diterima dan dipresentasikan di konferensi ini.

Banner ICCEREC dan APWiMob di lobby hotel.

Paper yang saya submit berjudul “Web-Based Monitoring and Control System for Aeroponics Growing Chamber”. Penelitian ini membahas mengenai aplikasi monitoring jarak jauh dari suatu pertanian urban (urban farming) menggunakan metode aeroponik. Sistem monitoring dan kontrol ini menggunakan beberapa sensor untuk mendeteksi perubahan parameter lingkungan tanaman dan memberikan informasi/feedback melalui tampilan website.

Abstrak paper dapat dilihat sebagai berikut :
“This paper presents a design and implementation of a system prototype for plant water and nutrients distribution. Furthermore, it has been implemented to support the optimal application of aeroponics system. It is based on a monitoring system which was used to observe the aeroponics growing chamber’s parameters such as temperature, light, and pH. Meanwhile, the control system was used to manage actuators i.e. mist maker and fan for delivering water moisture. Sensor’s data are transmitted via internet into server in order to facilitate easier monitoring for users. The prototype of the system is successfully implemented and provide a series of sensor’s data.”

Diagram blok dari hasil penelitian yang dipresentasikan pada ICCEREC 2016.

 

Robotic SAS di World Robot Games 2016 – Lembang Asri

ROBOTIC SAS : Road to World Robot Games 2016

Berawal dari target untuk ikut serta dalam lomba tingkat internasional, kami menemukan link berikut yang memberikan pengumuman mengenai kompetisi World Robot Games (WRG) 2016. Pada tahun 2016 ini, Indonesia menjadi tuan rumah dengan venue di Hotel Lembang Asri, Kab, Bandung Barat.

Venue WRG 2016 : Hotel Lembang Asri, Kab. Bandung Barat.

Dalam WRG 2016 terdapat kategori lomba sebagai berikut :
1. Sumo Robot  (Autonomous dan Remote Control)

  1. Fire Fighting Robot
  2. Line Tracing
  3. Search and Rescue
  4. Innovative Robot
  5. Underwater Robot (Remote Control)

Dalam waktu singkat, tim Robotic SAS yang diawaki oleh Ryan Febriansyah (D3 TT), Luthfi (D3 TT) dan Megatari (D3 TK) mempersiapkan underwater robot yang akan dilombakan.

Briefing dengan juri sebelum lomba.

Persiapan sebelum lomba dimulai.

Ryan sedang beraksi mengendalikan robot di arena lomba.

Hasilnya? ROBOTIC SAS berhasil mengambil gelar juara I pada kategori Underwater Robot.

Merah putih berkibar!